Wednesday, October 10, 2012

Jazz Mben Senen : Jazz gratis permainan fantastis

Apakah pernah terpikir di benak anda untuk menonton pertunjukan musik jazz dengan "ra sah mbayar" alias gratis? Konser jazz yang identik dengan gedung mewah ataupun kafe mahal dengan menu selangit tidak berlaku di kota pelajar ini. Ya, di kota Yogyakarta yang penuh dengan keistimewaannya ini mempunyai sisi kecantikan yang ga ada di kota lainnya.

"Jazz Mben Senen", inilah sisi lain dari kota Jogja yang dikenal dengan keramahannya ini. Jamming musik jazz yang disuguhkan oleh Komunitas Jazz Jogja ini diadakan  setiap senin malam di pelataran parkir Bentara Budaya Jogja, Kota Baru. 

Setiap orang bebas menonton. Akibatnya, penonton dengan berbagai kalangan dan gaya nya masing-masing membanjiri konser mini ini. Penontonnya dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa yang sekedar mencari hiburan, para musisi dari berbagai aliran sampai keluarga kecil dengan dua anaknya pun antusias menyaksikan pertunjukkan musik "mahal" yang tidak dipungut biaya sepeserpun ini. Untuk duduk,penyelenggara menyusun kursi dan menggelar tikar untuk penonton. Acara yang dimulai pukul 20.00-selesai dengan penonton yang duduk lesehan ini menunjukkan kekhasan kota Jogja. 
Pengunjung yang membanjiri Jazz mben senen

Musisi lokal Jogja yang tampil disini bukan orang sembarangan. Sebagian besar sudah malang melintang di acara-acara pertunjukan jazz dan bahkan sudah banyak yang menciptakan lagu sendiri (lihat kompilasi Ngayogjazz 2009).Banyak juga yang sudah biasa mengiringi musisi-musisi terkenal sekaliber Trie Utami.

Nama-nama terkenal juga pernah tampil di sini. Sebut saja Waljinah, Dwiki Dharmawan, Trie Utami, Iga Mawarni, Yusri Dinuth, Brian Jikustik dan Matthew Sayers. Musik jazz yang dimainkan pun bervariasi, mulai dari lagu-lagu jazz swing gubahan komposer Duke Ellington, bebopfusion, sampai lagu-lagu smooth jazz dalam negeri.

No comments:

Post a Comment